Artikel
Kelurahan Sukagalih: Dari Sejarah Panjang Menuju Pusat Pertumbuhan Baru di Garut
Terletak di bagian barat Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kelurahan Sukagalih memiliki sejarah panjang yang bermula dari penggabungan dua desa, yakni Cirengit dan Pamoyanan, pada awal abad ke-19. Di masa itu, wilayah ini masih berupa hamparan sawah, kebun bambu, dan rawa-rawa, dengan pemukiman penduduk yang masih terbatas.
Awalnya dihuni sekitar 1.500 jiwa yang mayoritas berasal dari suku Sunda, wilayah ini perlahan berkembang dengan kedatangan para pendatang dari luar daerah seperti Banten dan Brebes. Komunitas yang semakin beragam itu turut mendorong inisiatif warga untuk membangun infrastruktur dasar seperti jalan, saluran air, dan permukiman baru.
Nama "Sukagalih" berasal dari bahasa Sunda, yakni "suka" yang berarti senang dan "galih" yang berarti hati. Nama ini dipilih sebagai simbol kehidupan masyarakat yang saling menyukai dan bergotong royong, mencerminkan filosofi hidup harmonis yang menjadi ciri khas warga setempat.
Perubahan status dari desa menjadi kelurahan terjadi pada tahun 2002, setelah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengusulkan perubahan tersebut. Pemerintah Kabupaten Garut kemudian meresmikannya melalui Peraturan Daerah Nomor 32 Tahun 2002. Transformasi ini juga beriringan dengan pemekaran wilayah Kecamatan Tarogong menjadi dua kecamatan: Tarogong Kidul dan Tarogong Kaler.
Kini, Kelurahan Sukagalih memiliki luas wilayah sekitar 231 hektare dan dihuni oleh lebih dari 13.000 jiwa. Wilayah ini berbatasan dengan Cimanganten dan Rancabango di utara, Tarogong dan Pataruman di timur, serta Sukajaya dan Jayawaras di selatan, dan Mekargalih di bagian barat.
Selain dikenal sebagai kawasan pemukiman yang terus berkembang, Sukagalih juga menjadi salah satu sentra kuliner malam di Garut. Kawasan “Simpang Lima” atau “Simlim” menjadi ikon baru tempat berkumpulnya masyarakat, khususnya pada akhir pekan, dengan beragam jajanan kaki lima seperti martabak, roti bakar, dan minuman hangat yang menjadi daya tarik tersendiri.
Sumber Berita :
Dari Kampus ke Desa: Inovasi Universitas Telkom untuk Pelayanan Publik Sukagalih
Di Depan Mata, Pemkab Garut Diam Saja, Warga RW 03, Kelurahan Sukagalih Bergerak Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Hampir Setahun, Pasar Desa Sukagalih Mangkrak
Kelurahan Sukagalih Gelar Acara Pisah Sambut Lurah
HUT RI ke-79: Kelurahan Sukagalih Gelar Lomba Kebersihan, Penataan Lingkungan Hidupkan Semangat Gotong Royong
Lurah Sukagalih : Pembangunan Rumah Sakit Paru Harus Memberikan Peluang Kerja Terutama Bagi Penduduk Setempat

